Asal Usul Tanjung Priok Menjadi Pelabuhan Terbesar

asal usul Tanjung Priok menjadi pelabuhan terbesar

Asal Usul Tanjung Priok Menjadi Pelabuhan Terbesar – Orang Indonesia, khususnya DKI Jakarta, harus terbiasa dengan daerah Tanjung Priok. Selain terkenal karena pelabuhannya, ada juga stasiun yang cukup bersejarah.

Kecamatan Tanjung Priok terletak di Jakarta Utara. Dimana pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan terpadat di Indonesia.

Sejak dulu daerah ini merupakan pelabuhan prasejarah sejak zaman penyebaran agama Hindu. Kemudian oleh pemerintah kolonial Belanda, Tanjung Priok benar-benar berkembang menjadi daerah pelabuhan komersial di akhir abad ke-18.

Dilansir dari berbagai sumber, Jakarta, (5/6/2019), kata Tanjung Priok berasal dari kata tanjung, yang berarti daratan yang menjorok ke laut. Sementara itu, Priok (periuk) adalah sejenis panci masak dari tanah liat yang merupakan komoditas perdagangan sejak zaman prasejarah.

Ada juga yang menganggap nama Tanjung Priok berasal dari penyebar agama Islam Mbah Priuk (Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad Husain). Namun, menurut pendapat budaya Betawi, Ridwan Saidi dan sejarawan Alwi Shahab salah.

Ini karena, daerah ini bernama Tanjung Priok jauh sebelum kedatangan Mbah Priuk pada 1756.

Ketika melihat sejarah wilayah ini, Pemerintah Hindia Belanda mengembangkan daerah Tanjung Priok sebagai pelabuhan baru Batavia pada akhir abad ke-19 untuk menggantikan pelabuhan Sunda Kelapa di barat. Ini karena, Sunda Kelapa terlalu kecil untuk mengakomodasi peningkatan lalu lintas perdagangan yang terjadi karena pembukaan Terusan Suez.

Pembangunan pelabuhan baru dimulai pada 1877 oleh Gubernur Jenderal Johan Wilhelm van Lansberge (1875-1881). Beberapa fasilitas dibangun untuk mendukung fungsi pelabuhan baru, termasuk Stasiun Tanjung Priok (1914).

Pelabuhan air modern terbesar di Indonesia di Jakarta dibangun untuk menggantikan pelabuhan lama, yaitu Pasar Ikan, yang dianggap tidak memenuhi syarat lagi. Lokasinya sekitar 9 km sebelah timur dari pelabuhan lama.

Daerah ini termasuk dalam ruang lingkup administrasi pemerintahan di Kabupaten Tanjung Priok, Kec. Tanjung Priok, wilayah Kotamadya Jakarta Utara. Pelabuhan Tanjung Priok adalah pelabuhan laut dalam pertama di mana kapal dapat bersandar, memuat batubara dan memperbaikinya di dermaga kering.

Jalur kereta api juga dibuat untuk menghubungkan Tanjung Priok dengan kota tua Batavia dan daerah baru di selatan. Berawal dari kritik terhadap kelemahan fasilitas pelabuhan lama di Batavia, Tanjung Priok nagabola masih ada sebagai pelabuhan penting bagi Jakarta untuk lalu lintas kapal besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *