Seorang Petani Bakar Hutan di Coban Putri

Seorang Petani Bakar Hutan di Coban Putri – Seorang petani membakar lahan hutan di 219 plot Desa Tlekung, Kabupaten Junrejo, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Batu.

Jaenal (33), warga Jalan Dewi Sartika, Desa Temas, Kota Batu, diamankan dari hutan produksi pinus di dekat kawasan wisata Coban Putri.

“Itu terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 6 sore, kami mendapat laporan bahwa ada kebakaran dan diketahui membakar untuk membersihkan lahan untuk perkebunan singkong,” kata Penyelidik Kriminal Polisi Batu AKP Anton Widodo, ketika dirilis. di Kantor Polisi Batu, Kamis sore (25/7/2019)

Anton menambahkan, sebelum membakar lahan, lelaki itu awalnya harus memotong semak-semak di hutan produksi pinus.

“Jadi, memang, orang yang bersangkutan membuat lebih mudah untuk membersihkan tanah daripada memotong manual lama, dia segera memotong dan membakar semak-semak dari 3:30 pagi, sehingga api menyebar 1.200 meter dari tanah milik Perhutani,” jelasnya .

Polisi sendiri menyita beberapa bukti dua sabit dan gergaji untuk memotong semak-semak di hutan produksi pinus, satu membakar kayu pinus, dan satu sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan N 3541 LU yang digunakan oleh para pelaku untuk sampai ke lokasi.

Jaenal mengklaim bahwa ia tahu bahwa tanah itu milik Perhutani, tetapi ia mengatakan dewabet tidak tahu apakah ada larangan pembukaan lahan untuk perkebunan di hutan negara, terutama dengan membakar.

“Saya tidak tahu apakah saya tidak bisa, tetapi saya tahu bahwa itu adalah tanah Perhutani. Saya telah mengerjakan lahan dengan cara lain dengan membakar juga tetapi tidak di daerah sekitarnya. Itu sudah kering sebelum dibakar, lalu ketika hujan tumbuh lagi, “kata Jaenal.

Sebagai hasil dari tindakannya, para pelaku dijerat oleh Undang-Undang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999 dan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan nomor 32 tahun 2009.

“Ancaman hukuman setidaknya 3 tahun, maksimal 10 tahun penjara,” kata Anton Widodo.